Berita GamePC

Sengaja Dibuat Susah, Developer Kingdom Come: Deliverance Siap Kehilangan Pemain

Warhorse Studios, pengembang di balik seri Kingdom Come: Deliverance, baru-baru ini memberikan pernyataan berani mengenai arah pengembangan game mereka. Mereka mengakui bahwa game tersebut memang dirancang dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan realistis, bahkan jika itu berarti harus kehilangan sebagian calon pemain yang mencari pengalaman bermain yang lebih santai.

Realisme yang Tidak Kompromi

Seri Kingdom Come dikenal karena pendekatannya yang sangat setia pada sejarah dan simulasi kehidupan abad pertengahan yang keras. Di sekuelnya mendatang, Warhorse tetap mempertahankan prinsip tersebut. Menurut mereka, tingkat kesulitan ini adalah bagian dari identitas game yang memberikan kepuasan tersendiri bagi pemain yang berhasil menaklukkannya.

Beberapa poin utama terkait tantangan di game ini meliputi:

  • Sistem Pertarungan Kompleks: Mengharuskan pemain benar-benar mempelajari teknik pedang, bukan sekadar menekan tombol secara asal.
  • Mekanik Survival: Pemain harus memperhatikan kebutuhan karakter seperti makan, tidur, dan kebersihan untuk bisa bertahan hidup.
  • Progresi Karakter yang Lambat: Karakter utama mulai sebagai orang biasa yang tidak bisa apa-apa, memaksa pemain untuk benar-benar berusaha meningkatkan setiap kemampuan secara bertahap.

Menghargai Visi Kreatif

Pihak pengembang menyatakan bahwa mereka lebih memilih membuat game yang sangat dicintai oleh sekelompok pemain tertentu (niche) daripada membuat game yang terlalu umum demi menyenangkan semua orang namun kehilangan jati dirinya. Bagi Warhorse, tantangan dan rasa frustrasi yang kemudian berubah menjadi keberhasilan adalah inti dari pengalaman bermain Kingdom Come.

Meski menyadari tantangan ini mungkin membuat sebagian pemain merasa enggan, tim tetap percaya bahwa komunitas yang menyukai genre simulasi sejarah akan menghargai dedikasi mereka terhadap realisme yang ekstrem ini.


Apakah kalian termasuk pemain yang menyukai tantangan realistis seperti ini, atau justru lebih suka game yang lebih ramah bagi pemain pemula? Tulis pendapat kalian di bawah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *