Kabar Buruk! Build A Rocket Boy Kembali Lakukan PHK, Masa Depan MindsEye Dipertanyakan?
Kabar duka kembali menyelimuti industri game. Build A Rocket Boy (BARB), studio yang dipimpin oleh mantan petinggi Rockstar North, Leslie Benzies, dikabarkan baru saja melakukan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terbaru.
Langkah ini mengejutkan banyak pihak, mengingat studio tersebut sedang dalam proses pengerjaan proyek ambisius mereka, MindsEye dan platform Everywhere.
Gelombang PHK yang Berulang
Berdasarkan laporan terbaru, ini bukan pertama kalinya BARB melakukan efisiensi karyawan. Meski jumlah pasti staf yang terdampak belum diumumkan secara resmi, beberapa mantan karyawan telah mulai membagikan kabar tersebut melalui platform profesional seperti LinkedIn.
Keputusan ini diambil di tengah kondisi industri game global yang masih belum stabil sejak awal tahun 2024, di mana banyak studio besar terpaksa melakukan penghematan biaya operasional.
Apa Dampaknya Bagi MindsEye?
MindsEye adalah game aksi-petualangan bertema konspirasi futuristik yang sangat dinantikan, terutama karena keterlibatan Leslie Benzies yang sukses membesarkan seri Grand Theft Auto. Dengan adanya pengurangan staf ini, muncul beberapa kekhawatiran di kalangan penggemar:
- Potensi Penundaan: Pengurangan tim inti seringkali berujung pada mundurnya jadwal rilis game yang telah direncanakan.
- Perubahan Skala Proyek: Ada spekulasi bahwa studio mungkin harus membatasi beberapa fitur atau skala konten demi menyesuaikan dengan jumlah tenaga kerja yang tersisa.
- Fokus pada “Everywhere”: Beberapa analis menduga studio mungkin akan lebih memprioritaskan platform Everywhere ketimbang MindsEye untuk menjaga stabilitas finansial perusahaan.
Tantangan Bagi Leslie Benzies
Sejak meninggalkan Rockstar, Benzies berusaha membuktikan bahwa ia bisa membangun ekosistem game baru yang revolusioner. Namun, rentetan PHK ini menjadi tantangan besar bagi visi “bebas” yang ingin ia usung di Build A Rocket Boy. Hingga saat ini, pihak studio belum memberikan pernyataan resmi terkait detail dan alasan spesifik di balik gelombang PHK terbaru ini.
Apakah menurut kalian MindsEye tetap akan mampu memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar meskipun diterpa masalah internal? Tulis pendapat kalian di bawah!

