Berita GameRemastered

Pakar Teknik Sebut Oblivion Remastered Masih “Rusak” dan Ditinggal Tanpa Update

Meskipun sudah satu tahun berlalu sejak dirilis secara mengejutkan pada April 2025, The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered dilaporkan masih membawa masalah teknis yang sama buruknya dengan saat pertama kali diluncurkan.

Pakar teknologi dari Digital Foundry baru-baru ini melakukan analisis ulang dan menemukan bahwa game garapan Virtuos dan Bethesda ini seolah-olah “ditinggalkan” begitu saja tanpa perbaikan yang berarti.

Masalah Klasik yang Belum Tuntas

Berdasarkan laporan tersebut, Oblivion Remastered masih menderita berbagai masalah yang mengganggu kenyamanan bermain:

  • Penurunan Performa Bertahap: Semakin lama kamu bermain dalam satu sesi, performa game akan semakin menurun. Hal ini diduga kuat karena adanya kebocoran memori (memory leak).
  • Stuttering di Open World: Saat menjelajahi dunia Cyrodiil, pemain sering mengalami hitching atau patah-patah, terutama saat perpindahan area atau pemuatan objek.
  • Masalah Stabilitas: Game ini masih sering mengalami crash mendadak, baik di PC maupun konsol PS5 dan Xbox Series X/S.

Perbandingan Visual: Original vs Remastered

Secara kasat mata, peningkatan visual dalam Oblivion Remastered memang terlihat sangat drastis berkat penggunaan Unreal Engine 5. Berikut adalah poin-poin perbedaannya:

  • Kualitas Tekstur dan Model: Pada versi original, tekstur tanah dan tanaman terlihat sangat datar dan repetitif. Sedangkan pada versi Remastered, aset lingkungan seperti rumput, bebatuan, dan struktur bangunan memiliki detail tekstur yang jauh lebih tajam dan realistis.
  • Sistem Pencahayaan (Lighting): Versi Remastered memiliki pencahayaan dinamis yang lebih alami. Bayangan yang dihasilkan oleh pepohonan dan objek terlihat lebih akurat dibandingkan versi 2006 yang cenderung terang secara merata (flat).
  • Detail Senjata: Kamu bisa melihat perbedaan signifikan pada model pedang. Di versi Remastered, refleksi cahaya pada logam dan detail ukiran pada gagang pedang terlihat jauh lebih mewah dan memiliki kedalaman (depth).
  • Kepadatan Lingkungan: Dunia Cyrodiil kini terasa lebih “padat” dengan vegetasi yang lebih rimbun dan variasi tanaman yang lebih banyak, membuat atmosfer hutan dan sungai terasa lebih hidup.

Kombinasi Mesin yang “Berat”

Digital Foundry menjelaskan bahwa akar masalahnya kemungkinan terletak pada desain teknisnya. Game ini mencoba “membungkus” arsitektur kode asli tahun 2006 ke dalam mesin Unreal Engine 5.

Kombinasi antara kode lama yang tidak efisien dengan mesin modern yang sangat memakan tenaga CPU dan GPU ini membuat stabilitas frame-time menjadi sangat buruk. Ironisnya, versi PC belum mendapatkan patch lagi sejak update versi 1.2 pada Juli 2025 lalu.

Harapan pada Versi Switch 2

Meski Bethesda terlihat puas dengan angka pemain yang menembus 9 juta orang, komunitas mulai melabeli game ini sebagai abandonware karena absennya update selama hampir setahun.

Satu-satunya harapan bagi para pemain adalah perilisan Oblivion Remastered versi Nintendo Switch 2 yang dijadwalkan pada akhir tahun 2026 ini. Banyak yang berspekulasi bahwa Bethesda baru akan merilis patch besar untuk semua platform bersamaan dengan peluncuran versi Switch 2 tersebut.


Apakah kalian masih mengalami kendala saat bermain Oblivion Remastered, atau justru lancar-lancar saja? Tulis pengalaman kalian di kolom komentar!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *